
Palangkaraya, langkahkalteng.com – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Sakan Induk, Palangkaraya, pada Selasa (1/4/2025) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tersebut menghanguskan dua unit rumah serta beberapa kendaraan milik warga. Kejadian ini berlangsung di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Menurut keterangan saksi mata, Adi, yang berada di lokasi saat kejadian, api pertama kali terlihat muncul dari sebuah rumah kayu yang terletak di samping rumah beton milik Ahmad Amur. Adi menyebutkan bahwa sebelum kobaran api membesar, dirinya melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atap rumah kayu tersebut.
“Saat itu saya sedang berada di warung tidak jauh dari lokasi. Tiba-tiba saya melihat asap hitam mengepul dari atap rumah kayu. Tidak lama kemudian, api dengan cepat menyebar ke rumah di sebelahnya,” ungkap Adi kepada wartawan.
Warga sekitar yang melihat kejadian ini berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, karena material rumah kayu yang mudah terbakar serta angin yang cukup kencang, api dengan cepat merambat ke bangunan lain, termasuk satu unit rumah beton di sebelahnya.
Dampak dari kebakaran ini cukup besar. Selain menghanguskan dua unit rumah, insiden tersebut juga menyebabkan kerugian materi yang tidak sedikit. Satu unit mobil milik Suparno, yang terparkir di halaman rumah, dilaporkan ikut terbakar dan mengalami kerusakan parah. Selain itu, dua unit sepeda motor milik Suriansyah, seorang warga yang saat ini sedang mudik Lebaran, juga hangus terbakar dalam insiden tersebut.
Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berupaya keras untuk menjinakkan si jago merah. Setelah berjuang selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun, rumah kayu tempat asal mula kebakaran sudah rata dengan tanah, sementara rumah beton mengalami kerusakan berat pada bagian atap dan interiornya akibat jilatan api.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, mengingat kebakaran pertama kali muncul dari rumah kayu yang sudah berusia cukup tua. Namun, petugas masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebabnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Warga yang terdampak saat ini tengah mengungsi ke rumah kerabat mereka sambil menunggu kepastian bantuan dari pemerintah setempat. (Ctr/red)